Heei, sudah lama tak menulis… Tahun baru malah gak ada entry baru, hohoho.
Jadi sebelum menulis artikel saia ucapkan selamat tahun baruuuuu [telat banget], piss.
Okeh, jadi mari masuk ke inti permasalahan…
Berdasarkan guru-guru Matematika yang telah mengajar saia sampai saat ini,
saia menemukan beberapa kejanggalan yang serupa pada mereka. Well, sebenernya entry ini udah mau
saia tulis dari tahun lalu, tapi saia belum begitu semangat dan jadilah baru tertulis sekarang…
Mungkin aja pengalaman saia ini ada yang cocok dengan anda, dan inilah beberapa hal
yang berbahaya dari guru Matematika…
1. SENYUM MANIS
Well, sebenernya senyum manis itu baik. Membuktikan keramahan dari si guru tersebut kepada murid-muridnya.
Tunggu dulu… Apa benar maksud senyum dari guru Mat begitu?
Sungguh, dulu saia dan teman-teman SMP saia bertanya-tanya apakah maksud dari senyum guru Mat kami JBM tercinta.
Walaupun orangnya galak, tapi dia suka senyam senyum, memperlihatkan pipi tembemnya.[kan ceritanya JBM ini agak gemuk, ampun Pak]. Awalnya, saia pikir dia memang punya raut muka seerti itu, tapi setelah dilihat lebih lanjut ternyata dia bisa juga cemberut dan merengut. Jadi?
Guru SMA saia sekarang ini adalah ibu *piiiiiiiip*. Sebenernya cara ngajar enak dan bisa diajak bercanda.
Tapi dia suka senyum-senyum dan tiba-tiba KETAWA. Secara tidak sengaja, akhirnya terdengarlah kabar bahwa Bu *piiiiiiip* suka senyum-senyum karena seneng kalau lihat murid-muridnya kesusahan mengerjakan soal Matematika. Kabar itupun berasal dari narasumber yang terpercaya: suaminya sendiri, hew3.
Ya, jadi sebenernya jawaban dari senyum itu adalah kesenenangan di atas penderitaan orang lain.
2. SUKA MENGINTIP
Yang ini gak baik bener nih. Biasanya kalau lagi ngerjain soal pembuktian [yang hanya boleh menggerakan satu ruas untuk membuatnya sama dengan ruas yang lain], Bu *piiiiip* ini, suka bilang kurang lebih begini,
“Kita emang gak boleh gerakin dua ruas, tapi boleh dong ngintip ruas di sebelahnya…”
Well, maksudnya sih bener, tapi kan kata mengintip bisa juga diganti dengan kata melihat [tergantung penggunaan seh]. Jadi, pada intinya guru Matematika itu suka MENGINTIP. HUWAAAA.
3. SUKA MELAWAK
Ya, guru Matematika mungkin sempat menghitung kemungkinan berapa orang yang akan tertawa mendenger lawakannya.
Ini hanya dugaan. Soalnya lawakan guru Matematika itu, walaupun jarang, tapi sekalinya keluar…WUIH jangan ditanya deh, tingkat kebanyolannya cukup tinggi.
4. SUKA MEMBUAT MURIDNYA STRES
Yang ini mah ga usah ditanya, pada intinya kalau soalnya susah yah murid2nya kan jadi bingung dan bisa jadi stres.
5. INGAT BETUL KESALAHAN PADA PENGERJAAN
Nah ini dia, Bu *piiiiip* ini, entah mengapa ingat betul kalau ada yang salah ngerjain, ampe pas ada soal diperiksa bareng, disebutlah orang-orang yang jawabannya salah. Ya ampun Ibu…
6. NARSIS
Ya, Bu *piiiip* juga pernah bilang kemanapun jurusan yang kamu ambil kamu pasti ingat saya, karena Matematika adalah …… [tidak perlu disebutkan anda pasti bisa menebak -- sebenernya karena saia lupa]. Pada intinya, dia sangat yakin bahwa dirinya akan selalu diingat. Tapi sayangnya, kalimatnya itu BENAR adanya. Guru-guru Matematika saya bahkan dari yang SD masih sangat segar di ingatan saia. Abis Matematika ada dimana2 dan entah mengapa setiap guru Matematika itu memberi kesan dengan setiap ciri khas-nya masing2. Pasti, dijamin.
Sebenernya masih banyak lagi, tapi saia sudah mulai malas menulis. Jadi yah disudahi saja ya.
Walau saia tulis entry ini dengan title “BAHAYA GURU MATEMATIKA”, tapi saya suka kok sama guru Matnya, hahaha. Jadi ga ada niat buruk ya…