Harry Potter and the soul reaper [prologue2]

Ok2.. akhirnya tiba juga saat saia melanjutkan fanfict aneh saia… Terakhir dimana yah…O ya..maw ke stasiun… stasiun.. stasiun apa yah?? Gambir??? Eh, keknya bukan deh, itukan stasiun langganan gw pas masi di Indonesia… [ye elahh emang sekarang gw di mana??] yah gw kan shinigami, terus ceritanya tinggal di Soul Society yang mepet2 Jakarta [aulahh.. pokokke gitu~] Dah..dah.. lanjut beh… Oya,kalau belum baca cerita sebelumnya, dan malas menggulung layar ke bawah silakan klik ini

Udaranya dingin banget. Bah, kupyet. Namun aku terus berjalan mencari bus agar bisa cepat-cepat sampai ke tujuan.

Kruuuyuukk~

Set dah~

Aku tahu udaranya dingin, aku tahu kalau udara dingin bikin orang cepet laper, tapi masa secepat itu aku laper?

Sepanjang perjalananku di dalam bus, aku bisa lihat beberapa toko roti, sempat tergiur sih.. tapi aku lebih tergiur untuk cepat mendarat di dunia sihir. Membayangkannya saja sepertinya wahh~

Sampai aku di stasiun, aku sudah tahu cara untuk mencapai dunia sihir jadi aku tidak akan linglung, yahh.. maksudku tidak akan linglung soalnya ada orang yang sedang berjalan ke dunia sihir juga, kebetulan~~~ Aku mengikutinya dari belakang, sepertinya orang itu tahu kalau aku sedang mengikutinya, ia menatapku sinis. Gile mukenya ngajak ribut banget~ Kalau saja zanpakutoku bisa ditarik sembarangan, tentu sudah kutarik daritadi dan ku pentung anak itu~ Namun yah, kutahan saja, habisnya karena anak itu juga sih yang bantu aku ke dunia sihir.

Anak itu terlihat mulai geram, dilihat dari wajahnya ia sedikit lebih tua dari aku. Entah kenapa mungkin akhirnya dia kesal, ia menghampiriku lalu menghadangku,

[dialog di bawah ini aslinya dalam bahasa inggris namun demi kelancaran bahasa sudah diterjemahkan dalam bahasa indonesia, ahahahahaha]

anak itu, “Apa mau lo?

aku, “Eh.. maaf, aku hanya mengikutimu. Ga papa kan?

anak itu, “Ga papa apanya? Ganggu tahu~

aku, “Yah, maap deh.. Aku juga mau ke dunia sihir

anak itu, “Lo?

aku, “Oya namaku Recca, Itsuka Recca, bantu aku ya, kau penyihir juga kan?

beberapa anak disekelilingnya menertawai aku, rasanya aku ingin meninju mereka.

anak itu, “Ingat ya, gw PENYIHIR HEBAT, tidak perlu berkenalan dengan lo dasar, namamu aneh~

aku, “Oh, jadi namamu penyihir hebat? Memang apa yang bisa kau lakukan?

anak itu, “gw bisa ngutuk lo

aku, “wow, aku takut” dengan nada sinis agak menjurus ke mengejek

anak itu, “lo benar-benar ga tahu gw?

aku menggeleng, salah seorang anak di dekatnya kemudian berkata

Dia Malfoy, Draco malfoy, masa kau tidak tahu?

Eh..tunggu, kayaknya aku tahu…tapi.. yah, tidak sekarang~

Kayaknya apes banget sih gw, harus ketemu ama nih anak, malboy? apa coba namanya tadi?? malll?? malalalalalalallanjutannya tungguin yahhhhhhh

& Komentar

  1. Jahhh

    gila. ga ajoy ah. :p hehehe

  2. uuhh, maap ya, prologuenya emang membingungkan nih, inti ceritanya belom nyampe… mungkinkah sebanyak halaman buku HP sungguhan? akh, tidak tahu.

  3. heh. mn si tokoh idola kau itu. sapa? seperut ? seperus senape? hehehe

  4. ada noh di lanjutannya.. hha.. baca yaaaa ^-^

  5. yoww,, hha,, ceritanya tambah anehh…
    zanpakutou itu pentungan?
    ehh,, btw,, itsuka tu nama darimana?
    hahaha,, tiba” ngikutin orang ke mall,, gaje.. xp

  6. ya iyaaa pentungan nya gw, okokokokok..
    itsuka itu.. emm sebenernya nama asal yang gw bikin dari dolo, eh ternyata artinya
    cocok lo buat gw.. ekekekekekek


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar